Home » Pendidikan » Sinergi Global: Wali Kota Medan dan UNDP Bahas Pengelolaan Sampah Berkelanjutan serta Transformasi Digital

Sinergi Global: Wali Kota Medan dan UNDP Bahas Pengelolaan Sampah Berkelanjutan serta Transformasi Digital

Ari Usman Chaniago 15 May 2026 120

Deli Update Online | MEDAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan tidak henti-hentinya menunjukkan komitmen penuh dalam mendorong perluasan kesempatan dan lapangan kerja bagi masyarakat. Sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di wilayah Indonesia Barat, tantangan pengurangan angka pengangguran menjadi agenda prioritas bagi Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Guna mengatasi dinamika tersebut, salah satu langkah strategis yang kini gencar dilakukan adalah memfasilitasi penempatan tenaga kerja lokal ke pasar kerja internasional secara prosedural dan terlindungi.

Merujuk pada catatan resmi instansi tersebut, sepanjang lima bulan pertama di tahun ini—tepatnya dari periode Januari hingga awal bulan Mei 2026—Disnaker Kota Medan telah menorehkan pencapaian yang sangat positif. Mereka berhasil memfasilitasi keberangkatan sebanyak 1.017 warga bekerja ke luar negeri. Keberhasilan menempatkan ribuan tenaga kerja ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi keluarga, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menekan rasio pengangguran di dalam kota secara signifikan.

Destinasi pengiriman tenaga kerja asal Kota Medan ini juga tidak lagi terpusat hanya pada satu atau dua negara tradisional. Kini, wilayah penempatannya semakin meluas dan sangat prospektif. Berdasarkan pendataan instansi terkait, negara dan kawasan tujuan penempatan tersebut meliputi negeri jiran Malaysia, Jepang, berbagai negara maju di kawasan Timur Tengah, sejumlah negara lain di benua Asia, hingga ekspansi ke benua Australia dan Eropa.

Prosedur Ketat Melalui P3MI yang Terdaftar Resmi

Tingginya minat masyarakat untuk berkarier secara global tentunya harus dibarengi dengan edukasi terkait keselamatan kerja dan legalitas. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, S.K.M., M.K.M., menuturkan bahwa pasar kerja internasional memang menjadi alternatif penyerapan tenaga kerja yang sangat menggiurkan. Kendati demikian, ia menuntut agar masyarakat tidak mengambil risiko dengan menempuh jalur pintas (ilegal) yang tidak diakui oleh regulasi negara.
MEDAN – Menghadapi dinamika tata kelola ruang dan tingginya aktivitas penduduk, kota-kota metropolitan di Indonesia kini dituntut untuk terus berinovasi, terutama dalam menangani persoalan lingkungan dan pelayanan publik. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Medan secara proaktif mulai menjajaki kerja sama strategis di tingkat internasional. Langkah progresif ini terlihat jelas saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi menerima kunjungan delegasi dari lembaga pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa, United Nations Development Programme (UNDP).

Pertemuan kenegaraan bernuansa kolaboratif ini berlangsung hangat di Rumah Dinas Wali Kota Medan pada Rabu, 13 Mei 2026. Agenda utama yang menjadi sorotan dalam diskusi tersebut adalah perumusan skema pengelolaan sampah berkelanjutan yang lebih modern, serta upaya percepatan digitalisasi di berbagai sektor pelayanan krusial yang ada di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Baca Juga :   Anggaran KIP Kuliah 2026 Tembus Rp15,3 Triliun, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Inovasi PSEL dan Penguatan Ekosistem Digital
Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Medan menghasilkan volume sampah harian yang membutuhkan penanganan luar biasa. Oleh karena itu, diskusi antara Pemko Medan dan pihak UNDP sangat difokuskan pada pemanfaatan teknologi hijau. Salah satu agenda tindak lanjut dari pertemuan ini adalah rencana kunjungan lapangan delegasi internasional tersebut ke fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang kini tengah dikembangkan oleh pemerintah kota.

Wali Kota Rico Waas menyambut tawaran kerja sama dari UNDP Indonesia dengan antusiasme tinggi. Beliau menilai kolaborasi lintas batas ini sejalan dengan visi transformasi Kota Medan.

“Ada banyak hal yang berpotensi untuk dikerjasamakan, terutama terkait pengelolaan sampah dan sistem digital,” ujar Rico secara lugas di hadapan para delegasi.

Tidak sebatas pada isu lingkungan, agenda digitalisasi juga menjadi pilar perbincangan. Pemko Medan sedang gencar memperkuat sistem digital pada sektor layanan kesehatan publik dan administrasi kependudukan demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan terukur.

Keberagaman Budaya sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi
Dalam reportase pertemuan tersebut, Wali Kota Rico Waas tidak hanya memaparkan persoalan teknis perkotaan, tetapi juga mempromosikan wajah sosial Kota Medan. Ia menekankan bahwa Medan adalah miniatur keberagaman Indonesia. Sebagai kota terbesar keempat di Nusantara, Medan dihuni oleh masyarakat multietnis yang hidup harmonis, mulai dari suku Melayu, Batak, keturunan Tionghoa, hingga komunitas India. Keberagaman kultural inilah yang diklaim sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan iklim investasi yang kondusif.

Keberagaman ini berbanding lurus dengan tren pertumbuhan ekonomi lokal yang terus menunjukkan kurva positif. Rico memaparkan bagaimana geliat perekonomian masyarakat kian ditopang oleh hadirnya investasi baru serta eskalasi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Produk lokal, utamanya di sektor kuliner, kini mulai diproyeksikan untuk menembus pasar ekspor berstandar internasional.

“Medan memiliki potensi ekonomi yang besar, termasuk dari sektor UMKM dan kuliner yang terus berkembang,” katanya.

Integrasi Pariwisata Sejarah dan Visi Pembangunan Berkelanjutan
Di hadapan perwakilan UNDP, Rico turut membeberkan komitmen nyata Pemko Medan dalam merevitalisasi berbagai kawasan cagar budaya (heritage). Sejumlah titik bersejarah seperti Lapangan Merdeka, kawasan niaga tempo dulu Kesawan, dan gedung bersejarah Warenhuis kini sedang dipersiapkan untuk menjadi tulang punggung sektor pariwisata berbasis sejarah.

Baca Juga :   Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian 2025: Dorong Inovasi dan Dampak Nyata untuk Bangsa

Tak lupa, berbagai ikon kebanggaan kota seperti Istana Maimun peninggalan Kesultanan Deli, Masjid Raya Al-Mashun yang megah, dan kawasan Kota Lama Belawan turut diperkenalkan. Eksistensi Pelabuhan Belawan juga digarisbawahi sebagai infrastruktur vital, yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama jalur perdagangan dan logistik industri di kawasan Sumatera Utara.

Untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kapasitas sumber daya manusia, pemerintah kota juga menggulirkan berbagai program pelatihan vokasi. Tujuannya jelas: menciptakan tenaga kerja terampil yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan dan tren perkembangan kota pintar (smart city).

UNDP dan Komitmen Keselarasan dengan Program Nasional
Sementara itu, menanggapi pemaparan komprehensif dari Wali Kota Medan, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sujala Pant, menyampaikan apresiasinya. Sujala menegaskan bahwa UNDP memiliki rekam jejak historis yang panjang dalam mendampingi pembangunan di Indonesia, baik pada level regulasi nasional maupun eksekusi di tingkat daerah, termasuk di Provinsi Sumatera Utara.

Sujala mengonfirmasi bahwa saat ini UNDP sedang memasuki siklus awal program lima tahunan yang baru. Target utama dari siklus ini adalah mempererat kolaborasi nyata bersama pemerintah daerah untuk mengakselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dalam pandangan delegasi UNDP, Kota Medan memiliki lanskap yang ideal untuk diintervensi melalui sejumlah program ramah lingkungan. Beberapa sektor yang paling berpotensi untuk diinkubasi melalui kerja sama ini meliputi manajemen tata kelola sampah terpadu, kampanye lingkungan hidup, penerapan konsep ekonomi sirkular (circular economy), hingga hilirisasi komoditas unggulan Sumatera Utara seperti kelapa sawit, kakao, dan kopi guna mendongkrak ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Lebih jauh, Sujala menambahkan bahwa seluruh rancangan program kolaboratif ini telah didesain agar sejalan dengan kerangka kerja strategis Pemerintah Pusat. Program-program ini diselaraskan langsung dengan visi misi nasional serta Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah mendorong hilirisasi sektor industri, memacu stabilitas pertumbuhan ekonomi makro, serta mengejar target global Net Zero Emission (nol emisi karbon) pada masa mendatang.

Sebagai penutup diskusi, pihak UNDP juga membagikan pengalaman sukses (best practice) mereka terkait pemanfaatan teknologi digital mutakhir. Mereka mendemonstrasikan sebuah sistem pelacakan digital terintegrasi milik UNDP yang sebelumnya telah sukses digunakan oleh pemerintah untuk memonitor distribusi vaksin dan obat-obatan secara real-time ke berbagai pelosok Indonesia. Sistem pelacakan ini diharapkan dapat diadaptasi oleh Pemko Medan guna memutakhirkan logistik layanan kesehatan di masa depan.

“Pasar kerja luar negeri merupakan salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan masyarakat, tetapi proses pemberangkatan harus sesuai prosedur resmi,” tegas Ramaddan memperingatkan warga Kota Medan.

Menurutnya, setiap tahapan pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mutlak harus difasilitasi oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Perusahaan penyalur (P3MI terdaftar) ini haruslah yang telah mengantongi izin operasional yang sah dari pemerintah. Menggunakan jasa agen berbadan hukum jelas akan memberikan kepastian perlindungan hukum, jaminan asuransi, dan transparansi kontrak sejak pekerja masih berada di Tanah Air hingga mereka tiba di negara penempatan.

Baca Juga :   UNJUK KEKUATAN : Ahok akan Hadir Melawan Bobby di Pilgub Sumut

Rapat Evaluasi dan Pemetaan Sektor Profesi Unggulan

Guna memastikan seluruh proses berjalan dalam koridor hukum dan sesuai dengan standar kompetensi global, Disnaker Kota Medan secara konsisten melakukan pengawasan ketat. Sebagai contoh, pada 6 Mei 2026 lalu, Ramaddan memimpin langsung agenda rapat evaluasi bersama sejumlah mitra dari P3MI serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bahasa Jepang yang aktif beroperasi di Medan.

Pertemuan koordinasi ini menjadi sangat vital demi mengevaluasi tata laksana serta kinerja lembaga-lembaga pelatihan yang bertugas mematangkan kesiapan mental, kemampuan bahasa, dan keahlian teknis para kandidat pekerja. Dalam berbagai kesempatan, Ramaddan juga merinci bahwa peluang kerja (loker luar negeri) bagi warga Medan terbuka lebar di beberapa sektor industri spesifik, di antaranya adalah:

  • Operator Produksi di berbagai pabrik manufaktur dan area pengolahan industri.
  • Tenaga Kesehatan dan Keperawatan, khususnya untuk posisi spesifik seperti Perawat (Nurse) dan Tenaga Pendamping Lansia (Caregiver) yang permintaannya sedang melonjak tajam di negara seperti Jepang.
  • Sektor Perkebunan, yang selalu konsisten membuka lapangan kerja masif.
  • Sektor Konstruksi dan Infrastruktur di berbagai wilayah Timur Tengah dan Asia lainnya.

Persiapan Matang Menjadi Kunci Kesuksesan di Luar Negeri

Untuk memenangkan persaingan global, Disnaker Kota Medan mengimbau kembali kepada seluruh calon pendaftar bahwa berkarier di kancah internasional menuntut persiapan ekstra. Pihak dinas menekankan pentingnya calon tenaga kerja untuk mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh-jauh hari. Persiapan tersebut meliputi peningkatan keterampilan teknis sesuai bidang (hard skill), kemampuan beradaptasi (soft skill), penguasaan kemampuan bahasa asing yang relevan, hingga melengkapi seluruh keabsahan dokumen paspor maupun visa pekerja.

Pada akhirnya, Disnaker menegaskan dan mengimbau secara proaktif agar publik tidak mudah teperdaya oleh rayuan oknum atau calo (sponsor ilegal) yang menjanjikan kemudahan pemberangkatan instan ke luar negeri. Proses yang tidak sesuai hukum berpotensi besar menjerumuskan calon pekerja pada praktik perdagangan manusia atau penelantaran hak.

Masyarakat Medan yang serius ingin berkarier di luar negeri diinstruksikan untuk selalu melakukan konfirmasi data atau mencari informasi valid ke kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan maupun ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) setempat. Melalui edukasi dan fasilitasi resmi ini, pengiriman ratusan tenaga kerja asal Kota Medan diyakini akan terus berlangsung secara produktif, aman, dan memegang prinsip pelindungan menyeluruh.

Premium Wordpress Themes

Sebagai dosen juga sebagai penulis serta konsultan digital marketing

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Anggaran KIP Kuliah 2026 Tembus Rp15,3 Triliun, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Abu Jadid

23 Feb 2026

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Hal ini dibuktikan dengan tren anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang terus meningkat signifikan dari tahun ke tahun demi menjaga pemerataan kesempatan pendidikan di Indonesia. Peningkatan Anggaran yang Signifikan Berdasarkan data Pusat …

Keluarga Soeharto Tanggapi Pro-Kontra Pemberian Gelar Pahlawan Nasional

Admin

12 Nov 2025

Deli Update Online Jakarta, 10 November 2025 – Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto. Meski menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat, pihak keluarga menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dan tidak mempermasalahkannya. Upacara penganugerahan digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11). Keluarga yang hadir mewakili ahli waris …

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian 2025: Dorong Inovasi dan Dampak Nyata untuk Bangsa

Abu Jadid

26 May 2025

Jakarta, 23 Mei 2025 – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi mengumumkan daftar penerima pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025, melalui portal resmi https://bima.kemdiktisaintek.go.id/pengumuman dan akun Instagram @bima.kemdiktisaintek serta @kemdiktisaintek.ri. Dalam pengumuman tersebut, Kemdiktisaintek menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh dosen dan tim pengusul atas antusiasme dan kontribusi aktif dalam …

Penguatan PTS di Sumut Dimulai: Ditjen Dikti dan LLDikti Wilayah I Gelar Sosialisasi Program Strategis 2025

Abu Jadid

21 May 2025

Medan, 19 Mei 2025 – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, bersinergi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, menggelar Sosialisasi Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2025. Bertempat di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Medan, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya …

UNJUK KEKUATAN : Ahok akan Hadir Melawan Bobby di Pilgub Sumut

Ari Usman Chaniago

03 May 2024

Deli Update Online, Medan – Pertarungan politik semakin memanas di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut), terutama bagi Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Bobby, yang juga menantu dari Presiden Jokowi, kini dihadapkan pada lawan-lawan yang tangguh dalam Pilgub Sumut. Sebelumnya, banyak yang memprediksi bahwa Bobby akan melangkah dengan mudah menuju kemenangan, namun kenyataannya tidaklah demikian. …

Nerdy Meraih Gelar Profesor Termuda di Bidang Farmasi: Dedikasi dan Prestasi yang Menginspirasi

Ari Usman Chaniago

26 Apr 2024

Medan, Deli Update Online – Dunia pendidikan di Indonesia kembali dihebohkan dengan prestasi gemilang yang diraih oleh seorang akademisi muda, Prof. Dr. apt. Nerdy, S.Farm., M.Si. Lahir di Medan pada tanggal 19 Juni 1990, Prof. Nerdy baru-baru ini memperoleh gelar Profesor, menjadikannya salah satu Profesor termuda di bidang Farmasi di Tanah Air. Tepat di tanggal …

Premium Wordpress Themes
Translate »