Home » Internasional » WhatsApp Dinilai Tak Aman, Ramai Orang Pindah ke Aplikasi Pengganti , Ini Alasannya

WhatsApp Dinilai Tak Aman, Ramai Orang Pindah ke Aplikasi Pengganti , Ini Alasannya

Ari Usman Chaniago 29 Apr 2024 408

Deli Update Online – Aplikasi pesan singkat WhatsApp akan segera memiliki pesaing yang tangguh. Telegram diprediksi akan mencapai tonggak sejarah baru dalam waktu dekat dengan mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan. Meskipun begitu, WhatsApp tetap unggul dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif bulanan hingga akhir tahun 2023.

Telegram adalah perusahaan yang berbasis di Dubai yang didirikan oleh pengusaha asal Rusia, Pavel Durov. Pada tahun 2014, Durov meninggalkan Rusia setelah menolak permintaan untuk memblokir suara komunitas oposisi di platform media sosial miliknya, VK. Akibatnya, ia menjual VK dan mendirikan Telegram.

“Pengguna aktif bulanan kami akan tembus 1 miliar pada tahun ini,” kata Durov, dikutip dari Reuters, Sabtu (27/4/2024).

Baca Juga :   Pelabuhan Kuala Tanjung: Masih Belum Optimal Setelah 7 Tahun dan Triliunan Investasi

“Telegram telah menyebar luas seperti kebakaran hutan,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, Durov mengatakan bahwa dirinya telah menerima tekanan dari beberapa negara untuk membatasi pertukaran informasi tertentu.

Namun, ia menegaskan bahwa Telegram, yang kini memiliki 900 juta pengguna aktif, akan terus menjadi platform yang netral dan tidak terlibat dalam konflik geopolitik. Hal ini juga yang menjadi daya tarik platform tersebut untuk digunakan oleh lebih banyak orang di seluruh dunia.

Laporan Financial Times pada Maret lalu mengatakan Telegram bisa jadi akan melantai di bursa AS setelah perusahaan meraup keuntungan.

Telegram masuk dalam jajaran platform internet populer, bersanding dengan Facebook, YouTube, WhatsApp, Instagram, TikTok, dan WeChat.

Baca Juga :   Sikap Resmi Anies - Muhaimin Terhadap Keputusan MK

Saat Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022, Telegram menjadi salah satu sumber informasi yang tidak menyaring konten di dalamnya. Meskipun dianggap transparan, namun banyak konten bermuatan disinformasi yang tersebar di platform tersebut.

Durov menjamin sistem enkripsi pada Telegram akan membuat pertukaran informasi di dalamnya benar-benar terlindungi dan bebas intervensi pemerintah.

“Saya lebih baik bebas ketimbang tunduk pada perintah siapa pun,” ujarnya.

Menurut Pavel, pemerintah menggunakan berbagai cara untuk mengelabui enkripsi Telegram. Salah satunya berasal dari FBI.

Ia mengatakan FBI pernah mencoba merekrut engineer Telegram untuk membobol backdoor platformnya. FBI tak berkomentar soal tuduhan ini.

Baca Juga :   Walau Ditolak PDIP, Bobby Nasution Akan Daftar Memalui PDIP untuk Pilgub Sumut

Namun, Pavel menyatakan bahwa tekanan untuk menjunjung kebebasan berekspresi dan perbedaan pendapat sebenarnya tidak hanya berasal dari pemerintah. Tantangan tersebut justru lebih sering datang dari pesaingnya seperti Apple dan Alphabet.

“Dua platform tersebut benar-benar bisa menyensor apa saja yang Anda baca, serta mengakses semua yang ada di smartphone Anda,” kata dia.

Durov memilih berdomisili di Dubai karena menurutnya Uni Arab Emirat adalah negara netral yang ingin berteman dengan siapa saja dan tak berafiliasi dengan pemerintahan superpower. Ia merasa aman menjalankan perusahaan netral di negara tersebut. (AU)

Premium Wordpress Themes

Sebagai dosen juga sebagai penulis serta konsultan digital marketing

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Polisi Tangkap Pelaku Begal Sadis di Angkot Belawan, Satu Pelaku Lain Masih Dalam Pengejaran

Ari Usman Chaniago

23 Apr 2026

Medan — Aparat kepolisian dari Polsek Belawan berhasil menangkap satu pelaku begal yang beraksi di dalam angkutan kota (angkot). Sementara itu, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib. Pelaku yang diamankan berinisial AY (22), warga Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan. Ia ditangkap setelah terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan …

Mantan Wakapolda Metro Jaya, Raziman Tarigan, tewas dalam insiden tabrak lari di Medan

Ari Usman Chaniago

23 Apr 2026

Deli Update Medan — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Polri. Mantan Wakapolda Metro Jaya, Raziman Tarigan, meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Rabu (22/4/2026). Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Kasatlantas Polrestabes Medan, Sri Lestari Widodo. Ia menjelaskan, insiden terjadi saat korban tengah mengendarai kendaraan jenis ATV …

TNI Angkatan Laut Koarmada I Amankan Pelaku Begal Brutal di Belawan

Ari Usman Chaniago

20 Apr 2026

Deli Update Online, Medan — Tim gabungan Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I), kepolisian, dan Pemerintah Kota Medan menggelar razia terpadu di kawasan Medan Belawan, Minggu (19/4), sebagai respons atas meningkatnya keluhan masyarakat terkait maraknya aksi kejahatan jalanan. Kepala Dinas Penerangan Kodaeral I, Wahyu Kurniawan, mengatakan sebelum operasi dimulai, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti …

Komdigi Ancam Blokir Cloudflare di Indonesia, Terungkap Jadi “Tameng” Ribuan Situs Judi Online

Ari Usman Chaniago

21 Nov 2025

Komdigi Ancam Blokir Cloudflare di Indonesia, Terungkap Jadi “Tameng” Ribuan Situs Judi OnlineJAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melayangkan peringatan keras kepada penyedia layanan infrastruktur internet global, Cloudflare. Pemerintah mengancam akan memblokir akses layanan Cloudflare di Indonesia jika perusahaan tersebut tidak segera mematuhi peraturan yang berlaku. Ancaman ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan temuan Komdigi, …

Dominasi ChatGPT Diuji: Gemini 3.0 Google Resmi Jadi Pesaing Terkuat, Unggul dalam Kemampuan Multimodal dan Integrasi Ekosistem

Ari Usman Chaniago

20 Nov 2025

Sejak kemunculannya, ChatGPT dari OpenAI telah mendefinisikan standar kecerdasan buatan generatif, menjadikannya nama yang paling dikenal dalam revolusi AI. Namun, dominasi tersebut kini menghadapi tantangan terbesarnya. Google DeepMind secara resmi meluncurkan Gemini 3.0, model AI terbaru yang diklaim tidak hanya menyamai, tetapi bahkan melampaui kemampuan model-model terkemuka saat ini, termasuk seri GPT dari OpenAI. Laporan …

Kemendikdasmen Luncurkan Program Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk Tingkatkan Literasi Digital Pelajar Indonesia

Ari Usman Chaniago

14 Nov 2025

Jakarta, 2025 – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan program Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sebagai upaya memperkuat kompetensi digital generasi muda Indonesia. Program ini dirancang untuk mempersiapkan pelajar Indonesia menghadapi tantangan era transformasi digital dan perkembangan pesat teknologi kecerdasan artifisial …

Premium Wordpress Themes
Translate »